Hendra Gunawan

Hanya ingin dikenal dunia….

A House Is Not A Home

Posted by Hendra Gunawan on July 20, 2012

Akhirnya setelah dinanti-nanti, punya rumah juga, letak strategis, tanah dan bangunan luas, menjadikan perjuangan berat tuk mewjudkannya jadi nggak terasa. Kembali bekerja setelah sempat cuti mengurus jual beli rumah ini, rasanya lega sekali, apalagi ada yang langsung mengupload tulisan ini…yuk dibaca dan disimak, semoga bermanfaat.

=============

Senang sekali rasanya mendapat undangan seorang teman untuk syukuran pindahan ke rumah baru, walaupun pada akhirnya saya gak jadi ikut karena harus menyelesaikan sesuatu.

“Rumahnya gak besar pak, cuma dua kamar, tanahnya juga cuma sekian meter, ya standar perumahan pak, ujar temanku, (jangan-jangan tingginya 3 lantai he..he..he..). Tapi milik sendiri pak, gak ngontrak lagi.” Tambahnya lagi. Wah itu sudah baik, Cuma tinggal memberi nyawa pada rumah agar barokah.

Menurut Zakki, si-Mubalegh, saat kami silaturrahim ke rumah seorang tetangga baru, dia berkata bahwa rumah itu bernyawa. “lho…, how it’s come ?”

Zakki kemudian menjelaskan sebuah hadits tentang keutamaan seorang anak yang membaca al-quran, kemudian Alloh memberikan mahkota (ghoib ya…) kepada orang tuanya dengan cahayanya mengalahkan sinar matahari. Maka apa pendapatmu jika matahri tersebut ada di dalam rumah…yang jelas Teraaaangg !! . itu cara pertama sekaligus kedua sering membaca Al-Qur’an di rumah, dan menjadikan rumah tempat mendidik anak menjadi anak yang sholih.

Yang ketiga dan seterusnya,  Zakki kemudian menerangkan bermacam-macam amalan yang dapat menarik malaikat rahmat dan memberikan nyawa kepada rumah, diantaranya Rumah yang diliputi dzikir kepada Allah dan selalu didirikan Shalat. Namun yang menarik adalah sifat dan perilaku penghuni rumahlah yang membuat rumah bernyawa, dan Hidup.

Zakki menjelaskan perilaku kasih sayang, saling melindungi, saling mendukung dan hangat menjadikan penghuni rumah akan merasa betah tinggal di rumah.

Lalu Saya bertanya, “Zakki, apakah tempat bekerja juga dapat seperti rumah seperti itu?”.

“Ya jika kita menjadikan tempat bekerja menjadi tempat beramal sholih, beribadah dan bersyukur. Dimana semua teman termasuk sampeyan melaksanakan pekerjaan dengan jujur, amanah, ikhlas. Dimana selalu dihiasi kerukunan, kekompakan, dan kerja sama. Dimana tidak ada iri dengki, aniaya,  khianat, saling menjatuhkan, insya alloh tempat bekerja akan selalu bercahaya penuh berkah,” ujar Zakki.

Tapi Zakki, bagaimana meyakinkan semua orang untuk berperilaku seperti itu ?

“Ber-amal- lah untuk sampeyan sendiri, dan jadilah contoh bagi orang lain, Insya Allloh tempat bekerja sampeyan akan menjadi barokah. Jika niat kita kuat insya alloh akan dibantu dan terwujud…”

………….

house is not a home
When there’s no one there to hold you tight,
And no one there you can kiss good night

………….

house is not a home
When the two of us are far apart
And one of us has a broken heart.

(A house is not a home, burt bacharach)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: